Wednesday, November 18, 2009
Friday, November 13, 2009
Sihir Hujan

Sihir Hujan
Hujan mengenal baik pohon, jalan dan selokan
--swaranya dapat dibeda-bedakan
kau akan mendengarnya meski sudah kau tutup pintu dan jendela.
Meski sudah kau tutupkan lampu
Hujan, yang tahu benar membeda-bedakan, telah jatuh di pohon, jalan dan selokan
--menyihirmu agar sama sekali tak sempat mengaduh waktu menangkap wahyu yang harus
kau rahsiakan.
Sapardi Djoko Damano
Perahu Kertas,
Kumpulan Sajak,
1982.
--swaranya dapat dibeda-bedakan
kau akan mendengarnya meski sudah kau tutup pintu dan jendela.
Meski sudah kau tutupkan lampu
Hujan, yang tahu benar membeda-bedakan, telah jatuh di pohon, jalan dan selokan
--menyihirmu agar sama sekali tak sempat mengaduh waktu menangkap wahyu yang harus
kau rahsiakan.
Sapardi Djoko Damano
Perahu Kertas,
Kumpulan Sajak,
1982.
*** Kredit foto untuk http://2.bp.blogspot.com/_VL9yl2H5HvM/SYBInkCt8HI/AAAAAAAAC7A/B1EJ9-B-Grc/s800/Raining+on+a+Wren+%23145+01-27-09.jpg
Monday, November 02, 2009
Saya Di TC November

Sebenarnya saya merasa diri masih terlalu "kecil" dan "hijau" dalam lapangan sastera tanahair. Saya bukanlah seorang penulis yang prolifik dan banyak menghasilkan karya. Namun, peluang yang diberikan kepada saya oleh editor Tunas Cipta (TC), Bonda Ani telah saya gunakan sebaik mungkin.

November ini saya dipilih untuk menghiasi ruangan "Buah Pena Alumni MPR" dalam majalah Tunas Cipta(TC). Dalam artikel dua halaman itu saya berkongsi sedikit pengalaman dan bagaimana saya boleh terlibat dalam nuansa sastera tanahair. Turut saya sertakan bersama adalah sebuah cerpen, "Surat Merah Kepada Putih" yang telah setahun saya peramkan sendiri. Karya ini juga telah dibedah dalam bengkel KEPEZI, ogos tahun ini.

Cubaan pertama untuk menerbitkan sebuah puisi juga telah menunjukkan hasilnya. Puisi saya berjudul "Digiris Hujan" turut sama dipilih dalam ruang puisi TC bulan ini. Semoga dengan disiarkan karya-karya saya ini, diharapkan semangat untuk menghasilkan yang terbaik itu akan senantiasa bersama saya. Insyallah.

Selain itu TC bulan ini mengupas mengenai penulis muda wanita di Malaysia. Jika anda ingin mengenali dengan lebih rapat siapa penulis muda wanita yang mewarnai dan mewangikan nuansa sastera kita, apa lagi dapatkan Tunas Cipta November! (Yang kulitnya berwarna merah hati).
Tuesday, October 27, 2009
Akhirnya Dia Datang Juga...
Teman-teman dan pembaca sekalian,
Akhirnya yang telah lama kita nantikan tiba juga di The Mines Shopping Mall, Seri Kembangan, Selangor Darul Ehsan. Apakah itu?
Apa lagi kalau bukan toko buku Gramedia. Jika selama ini kita terpaksa berhabis sedikit duit untuk ke Setia Alam (jika anda mendiami kawasan yang jauh sedikit dari Shah Alam) kini anda dan saya mungkin akan merasa lebih mudah untuk ke toko berkenaan.
Bercerita mengenai toko Gramedia di Mines, ruangnya bolehlah dikatakan lebih luas sedikit jika ingin dibandingkan dengan yang berada di Setia Alam. Namun, seperti juga toko lain (Setia Alam atau Seberang Prai) jumlah buku dalam bahasa Indonesia masih kekal sama. Maksud saya, tidak banyak dan hanya ada sekitar 10 rak sahaja yang meliputi pelbagai genre.
Bagi teman-teman yang selama ini sering bertanya bila cawangan di Mines hendak dibuka, saya kira mungkin kini sudah dapat melukis garis senang di wajah. Apa lagi, hidupkan enjin kereta (serta pastikan poket anda cukup wang), jom ke sana lah~
Akhirnya yang telah lama kita nantikan tiba juga di The Mines Shopping Mall, Seri Kembangan, Selangor Darul Ehsan. Apakah itu?
Apa lagi kalau bukan toko buku Gramedia. Jika selama ini kita terpaksa berhabis sedikit duit untuk ke Setia Alam (jika anda mendiami kawasan yang jauh sedikit dari Shah Alam) kini anda dan saya mungkin akan merasa lebih mudah untuk ke toko berkenaan.
Bercerita mengenai toko Gramedia di Mines, ruangnya bolehlah dikatakan lebih luas sedikit jika ingin dibandingkan dengan yang berada di Setia Alam. Namun, seperti juga toko lain (Setia Alam atau Seberang Prai) jumlah buku dalam bahasa Indonesia masih kekal sama. Maksud saya, tidak banyak dan hanya ada sekitar 10 rak sahaja yang meliputi pelbagai genre.
Bagi teman-teman yang selama ini sering bertanya bila cawangan di Mines hendak dibuka, saya kira mungkin kini sudah dapat melukis garis senang di wajah. Apa lagi, hidupkan enjin kereta (serta pastikan poket anda cukup wang), jom ke sana lah~
Monday, October 26, 2009
Untuk Anda & Untuk Saya Juga
Ini adalah lagu P Ramlee kegemaran saya sepanjang zaman selain lagu-lagu lain daripada OST Anakku Sazali seperti Istana Cinta dan lagu-lagu lain seperti Merak Kayangan, Ingin Tahu dan Hujan di Tengah Hari. Untuk anda semua (dan untuk saya juga!) mari kita nikmati sebentar lagu ini..."Tunggu Sekejap" daripada OST filem Sarjan Hassan, 1955 terbitan Malay Film Productions, Jalan Ampas, Singapura. Semoga terhibur!
Thursday, October 22, 2009
Terima Kasih...
Wednesday, October 07, 2009
Tunggu Sekejap, Kuinginkan Secangkir Kopi

Duhai teman,
aku tidak mengharapkan banyak darimu
cuma
tunggu sekejap, ku inginkan secangkir kopi
buat melenyapkan segala galau dikalbu...
Kajang,
7 Oktober 2009
~Hani Salwah Yaakup~
***Kredit foto: www.marsd.org/cliffwoodes/
aku tidak mengharapkan banyak darimu
cuma
tunggu sekejap, ku inginkan secangkir kopi
buat melenyapkan segala galau dikalbu...
Kajang,
7 Oktober 2009
~Hani Salwah Yaakup~
***Kredit foto: www.marsd.org/
Subscribe to:
Posts (Atom)






